You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota Ancam Tindak PNS Terlibat Pengeroyokan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengeroyokan di Kelurahan Kebon Pala akan Diselidiki

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengaku sudah mendapat informasi pengeroyokan warga di Kantor Kelurahan Kebon Pala, Makaser, Sabtu (16/7) lalu. Walau begitu, ia mengaku belum mengetahui ada tidaknya oknum PNS maupun PPSU Kelurahan Kebon Pala, Makasar, yang terlibat pengeroyokan terhadap korban.

Hanya belum tahu apakah ada PNS /PPSU terlibat. Juga belum tahu lokasi pengeroyokan di halaman kelurahan atau tidak

Bambang mengaku, tidak mengetahui detail kejadian. Hanya berdasar informasi yang diterima, pengeroyokan terjadi di luar kantor kelurahan.

"Hanya belum tahu apakah ada PNS/PPSU terlibat. Juga belum tahu lokasi pengeroyokan di halaman kelurahan atau tidak," katanya, Senin (25/7).

Warga Laporkan Pengeroyokan di Kantor Kelurahan Kebon Pala

Menurut Bambang, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut hingga tuntas. Jika belakangan diketahui ada PNS terlibat, pihaknya akan menyerahkan pada Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Timur. Sanksi akan diberikan oleh inspektorat sesuai dengan bentuk kesalahannya.

Namun, informasi awal yang didapat Bambang, tidak ada PNS yang terlibat. Justru PNS dan PPSU yang piket itu mencoba melerai kasus main hakim sendiri di kantor kelurahan. Hanya karena jumlah massa lebih banyak, petugas kewalahan.

Sekretaris Kelurahan Kebon Pala, Ari Yanto menambahkan, tidak ada PNS terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.

"Karena hari libur, PNS tidak ada yang masuk. Kecuali yang sedang piket," katanya.

Mengenai hasil rekaman Close Circuit Television (CCTV), diakui Ari tidak banyak membantu. Sebab, kondisi CCTV bagian luar gedung mengalami kerusakan sejak setahun belakang. Sedangkan CCTV bagian dalam gedung tidak cukup jelas merekam pelaku.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6863 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6340 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1423 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1341 personAldi Geri Lumban Tobing